Kamis, 21 Februari 2013

KOMPAS.COM - Benarkah hanya orang pintar yang mudah mempelajari suatu bahasa? Jangan percaya. Apalagi saat ini, dunia akademis menawarkan segudang strategi pembelajaran.

Kemampuan belajar bahasa yang paling dasar adalah soal kebiasaan yang dibentuk oleh sedikit disiplin dan kesadaran diri. Namun sayangnya, menurut Anne Merritt, pengajar EFL di Korea Selatan seperti dilansir Telegraph, banyak orang mengulang lima kebiasaan yang justru membuat belajar bahasa asing makin sulit. Apa saja?

1. Tidak banyak mendengar

Banyak ahli yang belajar tata bahasa percaya bahwa belajar bahasa justru dimulai dengan "silent period" atau dia. Sama seperti bayi yang belajar mengucapkan sesuatu dengan mendengar dan menirukan bunyi, orang-orang yang belajar bahasa juga perlu mendengar untuk belajar. Ini dapat membuat belajar perbendaharaan kata dan struktur berjalan lancar serta membantu untuk memperhatikan pola pembentukan bahasa.

Mendengar adalah kemampuan berkomunikasi yang kita gunakan hampir di seluruh kehidupan kita. Namun, ini sulit dilakukan kecuali Anda tinggal di negara lain atau berada di kelas intensif bahasa asing selain bahasa ibu Anda. Solusinya, pakailah musik, non-streaming webcast, acara televisi dan film. Dengar, dengar dan dengarkanlah sesering mungkin.

2. Kurang rasa ingin tahu
Dalam belajar bahasa, sikap bisa menjadi faktor penentu kemajuan kemampuan seseorang. Para ahli bahasa mempelajari sikap dalam pembelajaran bahasa pada tahun 1970-an di Quebec, Kanada, ketika tensi tinggi terjadi antara kaum Anglophones dan Francophones. Riset menunjukkan bahwa kaum Anglophones memiliki stereotip bahwa kaum Perancis di Kanada tidak juga menguasai bahasa Perancis dengan baik meski sudah bertahun-tahun belajar di sekolah yang mewajibkan mata pelajaran Bahasa Perancis.

Di sisi lain, seseorang yang sedang belajar bahasa akan lebih berhasil ketika juga tertarik dengan budaya negara asal bahasa tersebut. Ketertarikan mereka yang belajar bahasa terhadap budaya membuat mereka lebih mudah memahami bahasa yang dipelajari dan lebih terbuka dalam membangun relasi dengan native speakers.

3. Berpikir terlalu kaku

Para ahli bahasa menemukan bahwa mereka yang belajar dengan toleransi yang rendah terhadap ambiguitas atau kerancuan akan lebih merasa sulit dalam belajar bahasa. Belajar bahasa mencakup banyak ketidakpastian. Mereka yang belajar akan menghadapi kosakata baru setiap hari dan untuk setiap aturan tata bahasa ada pengecualian dialek atau kata kerja tidak beraturan. Sampai kefasihan ercapai, akan selalu ada sejumlah kerancuan.

Para pembelajar yang langsung melihat kamus begitu menemukan kata baru akan merasa lebih stres dan bingung daripada mereka yang justru berpijir keras untuk menebak makna suatu kata baru yang ditemuinya. Oleh karena itu, tipe pembelajar "buru-buru lihat kamus" mudah merasa frustasi dan berhenti belajar.

Cara belajar seperti ini sangat sulit untuk diubah, namun latihan kecil bisa membantu. Temuan lirik lagu atau teks dan berlatihlah untuk menemukan makna inti darinya meski ada beberapa kata yang Anda tidak ketahui.

4. Cuma pakai satu metode

Beberapa orang yang belajar bahasa merasa nyaman dengan peralatan untuk mengulang-ulang mendengarkan kaset pembelajaran di laboratorium  bahasa. Beberapa membutuhkan buku teks tata bahasa untuk memahami pelafalannya. Masing-masing pendekatan ini baik, namun salah jika hanya bersandar pada satu metode saja.

Orang-orang yang belajar bahasa menggunakan banyak cara untuk mempraktekkan keahlian bahasa dan mencoba menjelaskan konsep. Menemukan lebih banyak cara juga menolong mereka saat menemukan kebosanan dalam satu metode.

Ketika memilih kelas belajar bahasa, Anda harus mencari kursus yang mempraktekkan empat kemampuan bahasa, yaitu membaca, menulis, mendengar dan berbicara. Jika belajar secara otodidak, cobalah belajar dengan mengombinasikan buku teks, audio dan aplikasi pembelajaran bahasa.

5. Takut
Tak peduli sebaik apa seseorang itu dapat menulis tulisan dalam bahasa asing, menggabungkan kata kerja atau menyelesaikan ujian kosakata, untuk belajar, berimprovisasi dan mengetes kemampuan, Anda perlu berbicara.

Ini adalah tahap dimana bungkam, rasa malu dan rasa tidak nyaman akan menghancurkan kerja keras mereka dalam belajar bahasa. Dalam budaya timur dimana harga diri adalah nilai sosial yang tinggi, mudah untuk tidak mau mencoba bicara dalam bahasa asing yang sedang dipelajari. Mereka terlalu takut untuk salah dalam tata bahasa atau salah mengucapkan kata-kata karena merasa itu akan membuat sangat malu.

Jadi, kuncinya adalah bahwa berbuat kesalahan justru membantu orang yang sedang belajar bahasa untuk menunjukkan keterbatasan kemampuan mereka dan belajar untuk dikoreksi sehingga akan lebih paham setelahnya. Semakin sering belajar melalui bicara, semakin cepat mereka bisa meningkatkan kemampuan bahasa asing mereka.
  http://edukasi.kompas.com/read/2013/02/15/15074334/Sulit.Belajar.Bahasa.Asing.Perbaiki.5.Kesalahan.Ini

Jumat, 18 Januari 2013

SEMARANG, KOMPAS.com — Wakil Presiden Boediono meminta perguruan tinggi di Tanah Air untuk meningkatkan kemampuan non-akademis para sarjana Indonesia. Kemampuan akademis dipadukan dengan kemampuan non-akademis, seperti kemampuan bekerja dalam tim dan memiliki etika kerja yang baik, dapat membuat lulusan perguruan tinggi Indonesia memperoleh pekerjaan yang baik.

Untuk mendukung pernyataannya, Wapres mengutip hasil survei konsultan internasional McKinsey tahun 2012 di 9 negara maju dan berkembang terkait pentingnya kemampuan non-akademis.

"Salah satu hasil survei itu menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di negara-negara tersebut, ketika ditanya mengenai keterampilan apa yang paling mereka hargai dari para karyawannya, memberikan jawaban bahwa peringkat yang paling tinggi mereka berikan pada work ethic, kemudian diikuti oleh kemampuan teamwork, kemudian diikuti oleh kemampuan oral communications. Dari kacamata pemberi pekerjaan pun soft skills tampaknya mendapatkan nilai tinggi," kata Wapres di depan para rektor se-Indonesia saat membuka Konvensi Ke-9 dan Temu Tahunan Ke-15 Forum Rektor Indonesia di Semarang, Jumat (18/1/2013).

Terkait hal ini, Wapres meminta agar sistem pendidikan di Indonesia harus memberi tempat dan porsi yang cukup bagi pengajaran dan kegiatan-kegiatan praktik pengembangan kemampuan non-akademis para peserta didik.

"Saya mengerti bahwa masalah pengajaran soft skills ini sedang digodok sebagai bagian dari kurikulum baru SD sampai SMA. Saya harap hal serupa juga dilakukan bagi pendidikan tinggi dan, menurut saya, para rektor adalah mitra terbaik untuk membahas masalah itu," kata Wapres.
http://edukasi.kompas.com/read/2013/01/18/15010469/Wapres.Tingkatkan.Soft.Skill.Sarjana.Indonesia

Jumat, 04 Januari 2013


JAKARTA, KOMPAS.com — Ujian Nasional (UN) 2013 mendatang akan menggunakan 20 variasi soal yang berbeda untuk masing-masing kelas. Namun, cara seperti ini tampaknya tetap mampu diakali oleh pihak-pihak yang ingin berbuat curang demi memperoleh kelulusan penuh di sekolah tersebut.

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti, mengatakan bahwa UN tersebut sudah mendesain anak untuk memiliki karakter manipulatif. Hal itu juga terjadi pada sekolah-sekolah yang takut siswanya tidak lulus sehingga cara apa pun akan digunakan, termasuk cara curang.

"Ada sekolah yang menjalankan UN dengan jujur, tetapi ada juga yang tidak karena ketakutan kalau anak-anak ini tidak lulus akan berpengaruh pada kualitas sekolah juga," kata Retno, kepadaKompas.com, Senin (31/12/2012).

"Jadi, mau dibuat soal hingga berapa jenis saja, kalau memang sudah niatnya curang, tidak akan ada pengaruhnya," imbuh Retno.

Ia juga mengungkapkan bahwa langkah pemerintah untuk memperbanyak variasi soal dalam satu kelas ini merupakan bentuk pencegahan agar praktik kecurangan UN tersebut tidak meluas. Padahal, sebelumnya pihak kementerian selalu membantah adanya kecurangan dalam pelaksanaan UN.

"Ini kan lucu ya. Mereka membantah tidak ada kecurangan, tetapi soalnya dibuat 20 variasi agar siswa konsentrasi dan tidak tengak-tengok. Ini kan berarti mereka mengakui ada tindak kecurangan," ujar Retno.

"Mau bagaimanapun caranya, UN ini sudah tidak sesuai, apalagi dijadikan alat penentu kelulusan," tandasnya.

Kamis, 03 Januari 2013

JAKARTA, KOMPAS.com Perubahan status perguruan tinggi swasta (PTS) menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) di daerah tertentu menimbulkan semacam kekhawatiran bagi PTS lain yang ada di daerah tersebut. Salah satu tujuan dari langkah ini dinilai dapat membantu memeratakan pendidikan di Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa keberadaan PTN di daerah tertentu ini memiliki misi tertentu untuk melayani jumlah mahasiswa yang cukup banyak. Selain itu, langkah ini juga dapat meningkatkan angka partisipasi kasar (APK).

"PTN bisa jadi partner untuk meningkatkan kualitas. Orientasi dari ini bagaimana anak-anak mendapat pendidikan yang terbaik. Jadi bukan ancaman," kata Nuh saat dijumpai di Gedung D Dikti, Jakarta, Kamis (3/1/2013).

Sasaran dari perubahan PTS ke PTN ini banyak mengarah pada daerah perbatasan dan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Menurut dia, pengelolaan pendidikan tinggi di daerah perbatasan dan 3T ini tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat begitu saja.

"Jadi, seperti Merauke kita negerikan. Sangihe juga dinegerikan. NTT akan kita negerikan," ujar Nuh.

Kendati demikian, banyak juga PTS yang berada di kota yang menginginkan perubahan status ini. Salah satunya adalah Universitas Pancasila (UP). Kampus yang berada di kawasan Lenteng Agung ini memiliki banyak mahasiswa, aset besar, dan tidak dalam keadaan rugi.

"Untuk UP ini petingginya juga sudah meminta permohonan untuk dinegerikan. Kalau Trisakti bukan diserahkan lha wong punya pemerintah," tuturnya.

"Yang pasti dinilai dulu, apakah harus punya perguruan tinggi negeri daerah itu? Kemudian dilihat sisi geografis, sisi politik, peta potensi dan rencana pengembangannya," katanya.

Berikut beberapa perguruan tinggi yang telah serah terima aset dan sedang dalam proses pengubahan status pada tahun ini: Universitas Andi Jema Maluku, Universitas Teuku Umar Aceh, Universitas Tidar Magelang, Universitas Siliwangi Tasikmalaya, dan Politeknik Banyuwangi.

 Diambil dari link berikut

Selasa, 18 Desember 2012

JAKARTA, KOMPAS.com - Isu kiamat yang bermula dari pemahaman akan penanggalan suku Maya merebak dalam beberapa tahun terakhir. Jumat (21/12/2012) dikatakan sebagai hari akhir dimana Bumi akan mengalami kehancuran dan makhluk hidup di dalamnya akan musnah. 

Beberapa kalangan yang percaya akan ramalan tersebut menyusun berbagai persiapan. Ada yang membuat bahtera Nuh di China hingga menyiapkan ritual khusus. Sementara, kalangan ilmuwan, membantah bahwa kiamat akan terjadi Jumat nanti. Kiamat 2012 adalah kesalahan interpretasi.

Satu hal yang masih akan tetap mengusik walaupun kiamat 2012 tak terjadi adalah, apakah memang akan ada hari kiamat. Bagaimana ilmu pengetahuan, khususnya kosmologi, menerangkan satu peristiwa yang paling membuat umat manusia penasaran ini?

Premana W Premadi, peneliti bidang kosmologi dari Jurusan Astronomi, Institut Teknologi Bandung (ITB) mengatakan, kiamat bisa diterangkan tergantung pada pemahaman manusia akan peristiwa kiamat itu sendiri.

"Jika kiamat dimaknai secara naif sebagai kepunahan makhluk hidup di Bumi, itu bisa terjadi akibat banyak sebab. Misalnya ada asteroid yang memnumbuk Bumi seperti yang terjadi 100 juta tahun lalu," kata Nana.

Namun, Nana mengungkapkan bahwa kiamat bisa dimaknai lebih luas, terkait dinamika Matahari, dinamika galaksi maupun semesta dalam skala lebih luas, apakah memang ada proses yang merupakan kebalikan dari Big Bang.

Menurut Nana, kehancuran di Bumi telah diperkirakan secara saintifik oleh para astronom, terkait dengan dinamika dan terus menuanya Matahari. Nantinya, Matahari akan menjelma menjadi bintang raksasa merah.

"Secara saintifik, kiamat bisa terjadi saat Matahari nanti berubah menjadi bintang raksasa merah. Matahari akan memuai sehingga radiusnya bisa mencapai Bumi. Saat itu, makhluk hidup di Bumi akan musnah," terangnya.

Peristiwa itu diperkirakan terjadi 5 miliar tahun lagi. Meski demikian, "ribut-ribut" itu hanya akan terjadi di Bumi dan Tata Surya. Bagian lain dari galaksi Bimasakti akan tenang-tenang saja dan melanjutkan kehidupannya.

Dalam skala lebih luas, kehancuran mungkin bisa terjadi sekitar 7 miliar tahun lagi. "Saat itu, galaksi Andromeda akan bertabrakan dengan Bimasakti. Tapi ini juga hanya di Bimasakti. Semesta memiliki ribuan galaksi," ungkap Nana.

Triliunan tahun kemudian, astronom telah memprediksikan bahwa semesta akan sangat tua. "Triliunan tahun kemudian, bintang terakhir akan berhenti bersinar karena kehabisan bahan bakarnya," tutur Nana saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/12/2012).

Nana mengungkapkan, semesta akan terus mengembang. Saat itu, laju pertumbuhan bintang hampir mendekati nol, tak ada intang baru yang lahir. Ketika bintang terahir mati, Nana mengatakan, "Saat itu mungkin juga bisa dikatakan kiamat, meskipun tidak yang meledak-ledak."

Apa yang akan terjadi setelah bintang terakhir "padam" nanti? Hingga saat ini, masih sulit untuk memperkirakannya, apakah akan ada proses dimana semesta baru tercipta atau akan terjadi semacam "daur ulang" dari semesta saat ini. 

"Ada teori yang mengungkapkan bahwa semesta dapat berkembang dan pada suatu titik kolaps lagi," kata Nana. Jika hal ini terjadi, maka maka semesta yang akan dapat mampat lagi dan bintang-bintang baru dapat tercipta. Semesta yang semula mengalami "kiamat" bisa hidup lagi.

Namun, Nana mengungkapkan bahwa teori tersebut kurang didukung. Sejauh ini, dipercaya bahwa semesta akan terus menerus mengembang tanpa batas. Pada saatnya nanti, semesta akan menjadi sangat dingin dan gelap.

KOMPAS.com - Kulit durian dan kulit pisang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik. Kandungan natrium, kalium, dan magnesium kulit buah bisa digunakan sebagai sumber energi pada baterai bekas yang sudah dibuang isinya. 

Memanfaatkan kulit pisang dan kulit durian sebagai sumber energi listrik sangat mudah. Alat yang perlu disiapkan hanya tang, obeng, pisau, multimeter atau AVO (ampere, volt, ohm) meter, lampu LED, kabel, dan blender. Media yang disiapkan adalah kulit bagian dalam durian atau kulit pisang.


Susunan Pengurus FORMASI JATIM Periode 2012/2013

Sekretaris Jenderal   : Maman Fathor Rahman Emha (UM)
Staff Administrasi I   : Dessy Fudiana (UNEJ)
Staff Administrasi II  : Muslihatul Jannah (UIM Pamekasan)
Staff Keuangan I      : Puput Anggraini(IKIP PGRI Madiun)
Staff Keuangan II     : Intan Gita Shabrina (UNESA)

Co. Div Keilmuan : ITS Surabaya (rahmi intan)
Anggota                :
- UNEJ (FMIPA) Jember  (M. Haritsah)
- UB Malang (Pramadana Pahlevi)
- UNAIR Surabaya ()

Co. Div. Pendidikan : IKIP Madiun (Trifonia Avila)
Anggota                   :
- UIM Pamekasan (Ramsy)
- UNEJ (FKIP) Jember  (Anis Zulfa)
- UNIKAN Malang ()

Co.Div. Sosmas : UKWM Surabaya (Evan)
Anggota             :
- UIN Malang (Munir)
- UNESA Surabaya (Salisa)
- UM Malang (Lucky W.)


HASIL RAKOR II FORMASI JATIM PERIODE 2012/2013
(Universitas Islam Negeri Malang)
Agenda rapat :
1.      Pengefloran draft acara FORMASI XXI
2.      Cara postingan diBlog FORMASI


AGENDA PEMBAHASAN RAKOR I
UNIVERSITAS NEGERI JEMBER (MIPA) – 03 NOVEMBER 2012


  1. SUSUNAN KEPENGURUSAN (Sie. Keilmuan, Sie. Pendidikan, Sie. Sosmas)
  2. SATUAN TUGAS SETIAP SIE.
  3. FORUM Facebook FORMASI JATIM
  4. PROGRAM KERJA
  5. PENGADAAN JAKET FORMASI JATIM PERIODE 2012/2013


Sejumlah praktisi pendidikan berpendapat bahwa kurikulum 2013 belum diperlukan karena perlu pengkajian lebih lanjut serta sosialisasi secara luas kepada masyarakat agar dapat memahami perubahan kurikulum tersebut. Karena dirasakan beban materi untuk anak Sekolah Dasar (SD) terlalu banyak, yang lebih ditekankan yaitu mengambil materi yang lebih relevan dan dapat menambah soft skill atau pendidikan karakter yang akan menjadi bekal kemampuan dan keterampilan dasar untuk kehidupan sesuai bagi perkembangan anak usia SD yang optimal.

Lebih lanjut Suwardi Edhytomo menambahkan pergantian kurikulum ini membuat masyarakat panik sehingga perubahan kurikulum perlu waktu untuk dikaji terlebih dahulu serta diikuti dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dan sosial masyarakat.
Suwardi dan Subagya sependapat bahwa mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagi SD belum perlu untuk tersendiri sebaiknya digabungkan saja dalam mata pelajaran Pengetahuan Umum.

Sementara itu, Subagya menjelaskan soft skill atau pendidikan karakter tercakup dalam ketangguhan pribadi (IQ), sosial (EQ), dan spiritual (SQ).

Daniel Goleman seorang ilmuwan Amerika Serikat menegaskan keberhasilan hidup manusia ditentukan oleh 15 persen ketangguhan pribadi (IQ) dan 85 persen justru oleh soft skill atau pendidikan karakter.

sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/18/15402716/Kurikulum.2013.Belum.Diperlukan.

Senin, 12 November 2012

KOMPAS.com - Tiga mahasiswi Surabaya berhasil menciptakan "backpack" (tas punggung) yang bisa menghasilkan energi listrik. 

Ketiganya merupakan mahasiswi jurusan Desain Manajemen Produk (Fakultas Industri Kreatif) dan Jurusan Teknik Industri (Fakultas Teknik) Universitas Surabaya.

"Pemakainya bisa menggunakan tas itu untuk mengisi ulang baterai alat-alat elektronik, seperti laptop, IPad, ponsel, atau lainnya," kata mahasiswi Jurusan Teknik Industri angkatan 2010, Evita Tania.

Didampingi dua rekannya Stella Felicia (Desain Manajemen Produk 2010) dan Cindy Eleanora (Desain Manajemen Produk 2011), ia mengemukakan hal itu tentang karya mereka yang memenangkan gelar "Best of the Best" pada Lomba Perancangan Tas Nasional 2012 di Bandung pada awal Oktober 2012.

"Listrik itu dihasilkan dari energi kinetik (gerakan tubuh pemakainya), karena itu tas listrik itu bisa saja disebut sebagai green energy (energi hijau), karena ramah lingkungan. Sebagai prototipe, backpack ini diberi nama "Kinetic Ver 1.0" (Green Kinetic Energy Providing Electricity Backpack)," katanya.

Menurut Evita, banyak pengguna "backpack (khususnya mahasiswa) yang membawa laptop, ponsel,charger, dan gadget lainnya dan masalah yang sering dihadapi adalah kebutuhan listrik untuk "men-charge" baterai gadget mereka.

"Sumber listrik tidak selalu berada di dekat mereka saat dibutuhkan. Masalah sering muncul ketika ponsel, laptop atau gadget mereka low batt (kehabisan baterai) dan mereka harus mencari sumber listrik," katanya.

Mengisi baterai mengharuskan mereka diam, menunggu, atau meninggalkan gadget di satu tempat untuk beberapa waktu (jam), sehingga mereka akhirnya mencari cara agar pengguna "backpack" mudah men-charge gadget mereka.

"Dari pengamatan, saat berjalan, naik kendaraan (misalnya sepeda motor), dan melakukan aktivitas lainnya, pengguna backpack pasti mengeluarkan energi kinetik. Energi itu terbuang sia-sia," katanya.

Dari sini muncul ide membuat "backpack" yang dapat menyimpan energi listrik untuk "men-charge" gadget (ponsel, laptop, dan lainnya) dari energi kinetik dari pergerakan fisik pengguna backpack.

"Energi buangan tersebut sangat berpotensi diolah kembali untuk memenuhi kebutuhan energi konsumen. Sifat energi yang kekal, namun hanya dapat diubah menjadi bentuk energi lain dapat dimanfaatkan," katanya.

Mereka menggunakan alat yang dapat mengubah energi kinetik menjadi energi listrik, yaitu "piezoelektrik". Alat ini menghasilkan listrik bila mendapat tekanan atau getaran.

"Alat ini disambungkan ke penyimpan energi listrik yang dapat digunakan men-charge gadget. Saat pengguna backpack memasukkan maupun mengeluarkan barang, saat berjalan, atau gerakan lainnya, alat tersebut akan menyerap energi kinetik dan mengonversinya menjadi energi listrik," katanya.

Ditanya alasan menciptakan inovasi itu, ia mengatakan akhir-akhir ini pembicaraan tentang "green product" makin marak, sehingga membuat produsen berlomba-lomba menghadirkan produk ramah lingkungan.

"Semakin hari, produsen semakin dituntut menggunakan material yang mencakup 3R (reduce, reuse, recycle). Konsumsi energi dunia semakin meningkat, berbanding terbalik dengan persediaan energi yang semakin menipis," katanya.

Ironisnya, katanya, banyak energi yang secara tidak sadar terbuang begitu saja, seperti energi kinetik, energi potensial, energi bunyi, dan bentuk energi lainnya. "Itu sebabnya kami menciptakan tas itu," katanya.

Sumber : kompas

Senin, 10 September 2012

Gambaran jalur neutrino dalam eksperimen NOvA, dari Fermilab menuju detektor di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada.

ILLINOIS, KOMPAS.com - Eksperimen neutrino atau "partikel hantu" akan segera dimulai lagi. Sebuah eksperimen untuk "menangkap" partikel misterius ini kini tengah disiapkan.

Detektor neutrino dalam eksperimen NuMI Off-Axis Neutrino Appearance (NOvA) di Ash River, Minnesota akan mulai mengambil data tahun 2013. Eksperimen ini akan mempelajari karakteristik neutrino, partikel yang hampir tak punya massa dan sulit dipelajari karena sifatnya yang bisa menyelinap di lapisan batuan setebal ratusan kilometer bak hantu yang menembus dinding. NOvA menjadi eksperimen neutrino terbesar di dunia.

Selasa, 04 September 2012


SAN DIEGO, KOMPAS.com — Astronom untuk kali pertama berhasil menemukan lebih dari satu planet yang mengelilingi sistem bintang ganda pada saat bersamaan. Penemuan kali ini membuktikan bahwa planet dapat eksis di tempat yang tak diduga dan memberi harapan pada penemuan planet layak huni selain Bumi.

Planet ditemukan lewat analisis data teleskop antariksa Kepler yang sejak diluncurkan pada Maret 2009 berhasil mendeteksi 2300 kandidat planet. Planet yang ditemukan berada di sistem Kepler 47, sistem yang terdiri dari bintang seukuran Matahari serta bintang lain yang berukuran 1/3 Matahari dan 175 kali lebih redup, berjarak 5.000 tahun cahaya.

Sabtu, 21 Juli 2012

KOMPAS.com - Kompetisi Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 sedang berlangsung. Kompetisi ini memberikan penghargaan pada konten positif dari Indonesia.

Untuk kategori Bronze Sesi 10, telah dipilih dua pemenang: Aktifisika.wordpress.com danDinneno.com.

Anda juga bisa mengajukan situs blog, wiki maupun forum favorit Anda sebagai peserta kompetisi ini. Daftarkan melalui isba.ictwatch.com.

Rabu, 18 Juli 2012

Visi :
Mengembangkan Formasi Jatim menuju ke arah yang lebih baik ke depannya.


Misi :
1. Memiliki Manajemen Kontrol yang lebih baik lagi.
2. Memperbaiki dan mengembangkan Sistem Administrasi.
3. Memperbaiki dan mengembangkan Kegiatan - Kegiatan yang ada.
4. Memaksimalkan Manfaat dan Fungsi FORMASI Jatim sendiri untuk setiap Himpunan Mahasiswa Fisika.

Jumat, 06 Juli 2012

Susunan Pengurus FORMASI JATIM Periode 2012/2013

Sekretaris Jenderal   : Maman Fathor Rahman Emha (UM)
Staff Administrasi I   : Dessy Fudiana (UNEJ)
Staff Administrasi II  : Muslihatul Jannah (UIM Pamekasan)
Staff Keuangan I      : Puput Anggraini(IKIP PGRI Madiun)
Staff Keuangan II     : Intan Gita Shabrina (UNESA)

Co. Div Keilmuan : ITS Surabaya
Anggota                :
- UNEJ (FMIPA) Jember
- UB Malang
- UNAIR Surabaya

Co. Div. Pendidikan : IKIP Madiun
Anggota                   :
- UIM Pamekasan
- UNEJ (FKIP) Jember
- UNIKAN Malang

Co.Div. Sosmas : UKWM Surabaya
Anggota             :
- UIN Malang
- UNESA Surabaya
- UM Malang






Jumat, 29 Juni 2012


HASIL RAPAT KOORDINASI IV FORMASI JATIM 2011/2012
AGENDA RAKOR IV
1. Evaluasi Wilayah
2. Penentuan topik diskusi/LKTI
3. FORMASI Jember
4. Jadwal OLFIS
5. Jaket FORMASI
Agenda 1 (Evaluasi Wilayah)
Malang :
1. Vakum dikarenakan kesibukan anggota
2. 24-27 undangan untuk semua wilayang ke MTD
3. Akan melaksanakan diskusi yang rencananya mengundang semua hima se-JATIM
Madura:
1. Mengadakan RAKOR 2
2. Akan melaksanakan usuan dari RAKOR UM (pelatihan penulisan KTI) pada inggu ke-4 bulan Mei
3. Akan melaksanakan sekolah binaan di minggu ke-3 Mei
Madiun :
1. Melaksanakan FORMASI
2. Akan melaksanakan sekolah binaan pada bulan Juni
Surabaya :
1. Belum melaksanakan kegiatan
2. Akan melaksanakan sekolah binaan di yayasan dengan melakukan pelatihan pada tgl 12-05-2012

Jember :
1. Akan melaksanakan FORMASI ke-19 pada bulan Juni
2. Road show indonesia mengajar
3. Bakti pendidikan
4. Sepirit motivation (shering dengan alumni)
5. Akan melaksanakan sekolah binaan
Evaluasi semua wilayah:
Purwanto (UNIKAMA)
* Untuk melaksanakan program kerja hima melibatkan hima-hima yang lain yang ada di wilayah
* Perhima mengagendakan untuk memperkenalkan FORMASI
Administrasi : Telah mengeluarkan surat sebanyak 4
1. Surat pemberiathuan rakor UWM dan UM
2. Surat keterangan aktif
3. Surat rekomendasi
Harapan dari sekjen FORMASI sebelum formasi jember telah melaksanakan program kerja yang telah direncanakan.

Agenda 2 (penentuan topik diskusi/LKTI)
Tema : peran mahasiswa dalam mengatasi permasalaha bangsa
Topik :
1. Energi terbarukan
2. Pengelolaan atau menagemn lingkungan
Tanggapan ;
1. Topik ditambah permasalahan pendidikan
2. LKTI harus hal yang baru atau boleh berupa tulisan yang pernah dipublikasikan sebelumnya, berupa hasil PKM, Skripsi?
Tidak boleh tulisan yang telah dipublikasikan bukan berupa karya hasil PKM ataupun sekripsi. jika berupa pengmbangn dari hal tersebut boleh
3. Berarti ini hal yang baru? Bagaimana jika nantinya ada yang bukan tulisan yang baru atau bisa dikatkan sama dengan yang sudah-sudah berupa skripsi atau PLM bagaimana?
Jika terjadi hal tersebut makan peserta yang bersangkutan akan didiskualifikasi.
4. Untuk honor juri dikurangi jurinya dari dosen UNEJ sendiri?
5. Untuk pembayaran peserta yang ikut LKTI dan juga FORMASI apakah ada diskon?
Akan diusahakan dan untuk persta yang mengikuti LKTI serta mengikuti FORMASI mendapat diskon 30%
6. Untuk peserta yang hanya mengikuti LKTI dan tidak ikut acara FORMASI bagaimana?
Peserta tersebt datang pada jam presentasi saja jika memeng loos 10 besar dan tidak mendaatkan fasilitas seperti penginapan dan yang lainnya hanya mendapatkan konsumsi sepeti ketentuan LKTI, namun jika peserta inin bermalam panitia hanya memberi informasi tempat penginapan saja sedangkan biyaya ditanggung oleh yang bersangkutan.
7. Usulan kpembayaran LKTI
* Pembayaran LKTI per tim Rp. 30.000 dan tidak ada dison bagi peserta yang mengikti keduanya sebab dana panit masih min
Keputusan :
1. Tema : peran mahasiswa dalam mengatasi permasalaha bangsa
2. Topik :
* Energi terbarukan
* Pengelolaan atau menagemn lingkungan
* Maslah pendidikan
3. LKTI yang diajukan merupakan karya yang baru bukan yang telah di publikasi atau berupa Skripsi maupun PKM dan jika terjadi hal tersebut maka akan didiskualifikasi.
4. Pembayaran LKTI Rp. 30.000,00/tim

Agenda 3 (FORMASI Jember)
1.Tema : Memiliki jiwa seni,cinta dan karya
Tanggapan;
ITS
1. Out put yang diharapkan dari tema FORMASI ke-20 memiliki jiwa seni,cinta dan karya ?
2. Jiwa seni, keinginanya fisika di bawa kesni ?
Usulan :
* jika ingin membwa jiwa seni seharusnya seni benar-benar ditampilkan seperti reok,dll
* fisika mampu mnjadi seni jiak kita mau meng eksplornya
* jika seninya hanya pada inagurasi maka jangan dimasukkan pada tema
* tema seni di hapus
* dalam inagurasin yang ditampilkan ada unsur fisikanya.
* Untuk tema seni jika dimasukkan untuk menghasilkan out put maka ada acara semacam pelatihan tentang metode seperti pembuatan aplikasi dari fisika contoh pembuatan roket air secara manual.
* Inagurasi ditentukan apa yang akan ditampilkan.
2. Baksos
* Setiap hima melaporkan alat apa yang akan dibawa untuk di bawa waktu baksos
* Alat yang dibawa yaitu merupakan alat yang dibutuhkan oleh yayasan.
* Difokouskan apa yang di butuhkan oleh yayasan
Keputusan :
* Alat yang dibawa hanya mengenai lingkup pendidikan.
* Gambaran tentang alat yang akan dibawa akan di publikasikan pada tanggal 13 Mei 2012
3. Seminar :
* Tema yang diangat yaitu tentang “Meta Fisika”
* Seminar tidak hanya terkhusus untuk peserta FORMASI dengan alasan diharapkan mampu membantu dana untuk kgiatan FORMASI karena dana kepanitiaan masih mines dan sekaligus memperkenalkan FORMASI
Tambahan :
* Dalam proposal yang dikirim ke tiap hima untuk dicantumkan berapa banyak delegasi yang harus dikirim
Agenda 4 (Jadwal OLFIS)
* Bagi hima yang bermasalah dengan jadwal OLFIS berkumpul setelah acara karor selesai.
* Hasil :
1. UB : SMP Se- Jawa Timur bulan Juli
2. UNIKAMA : Se- Jawa Timur, November tengan-akhir
3. UIN MALANG : Se- Jawa Timur Desember
4. UNESA : Se-Nasional , oktober minggu ke-3
5. UM : Se-Jawa Bali 28 Oktober
6. ITS : Maret, JBYPC : Mei Awal
7. Madiun : Januari awal
8. UNEJ FKIP : september
9. UIM Pamekasan : Februari
Agenda 4 (Jaket Formasi)
Untuk jaket tahun ini sudah jadi dan bias diambil setelah rakor selesai dan untyk pemsanan lagi minimal 15


RAKOR KE-2 FORMASI 2011/2012
Agenda Rakor
1. Laporan tiap korwil dan PJ kegiatan
2. Evaluasi tengah semestar
3. Usulan agenda baru
4. Pembahasan formasi madiun

Hasil
Laporan tiap korwil dan PJ kegiata
Wilayah Malang
Kegiyatan yang terlaksana
* Buka bersama
* Sekolah binaan 19 November 2011
Rencana kegiatan yang akan dilakukan
* Masih nunggu konfirmasi
Kendala:
* Koordinasi
Saran
Bila temen-temen korwil tidak bias melaksanaka langsung menghubungi sekjen
Wilayah Surabaya
Kegiatan yang terlaksana
* Rakorwil 1kali
* Sekolah binaan dengan anak jalanan (4 Desember 2011)
Wilayah Madiun
* Program fornasi dimasukkan pada proker hima
Kegiatan yang terlaksana
* Koordinasi formasi madiun
* Koordinasi sekolah binaan
29-30 oktober
Rencana kegiatan
SD sekitar madiun yang masih dibawah standart
Karya karsa dari mahasiswa yang bias membuat, tiap minggu 2kali
Games fisika untuk membantu persiapan ujian
Target
SD bias membuat karya karsa
Dipamerkan pada dies natalis komfi
* Koordinasi pundi amal
Diperoleh dari mahasiswa fisika, tiap 1minggu sekali
Digunakan untuk kegiatan baksos dan sekolah binaan yang dilaksanakan 2minggu sekali
Tanggapan
* Perkembangan buku formasi (kepengurusan yang dulu)
* Ada maslaha untuk koordinasi UIN Malang untuk foto dokumentasi formasi UIN
* Konsep sekolah binaan?
Konsep masih dalam rencana
Solusi
* Dokumentasi minta pada UIM
Wilayah Jember
Kegiatan yang terlaksana
o perkenalan formasi pada maba MIPA
kendala
Sulit untuk koordinasi
Tanggapan
Mencari waktu yang kosong
Wilayah Madura
Kegiatan yang terlaksana
* Rakorwil 4 kali
Persiapan HIMA untuk KKN (pengumpulan buku)
Alat peraga
Alat kebersihan
* Kkn formasi
* Sekolah binaan (3 November)
Smp 7 pamekasan
Memanfaatkan pembelajaran eksperimen sains pd sisiwa
Kendala
koordinasi
kegiatan yang akan dilakukan
* Pelatihan LKTI (persiapan untuk lomba di madiun)
Tanggapan
* Sekolah binaan dilanjutkan di SMP 7/yang lain?
berkelanjutan dilain sekolah
* LKTI target&gambaran pelatihan, waktu kegiatan
* temen-temen mahasiswa
* pemateri masih kesulitan dalam mencari
* belum ditentukan
Solusi
Pemateri dari mahasisiwa yang pernah mengikuti LKTI nasional

Buku FORMASI (PJ Malang)
Pengumpulan isi semester depan

Blog/FB Formasi (PJ ITS)
Susah dihubungi
Saran
FB telah dibuat, alamat formasi jatim 2011-2012 new
PJ dialihkan
Blog
Isi sesui yang ditetapkan di UKWM
Web, menunggu konfirmasi harga
Keputsan
PJ dialihkan ke MIPA UNEJ

Evaluasi tengah semestar
Uin malang
1. Member penekanan oleh formasi agar tiap anggota mengikuti kegiatan formasi (ada denda)
2. Adanya pendataan ulang tiap angkatan
3. Kurangnya info tentang formasi
Tanggapan
Formasi tidak bisa mengikat, formasi adalah forum
Dibahas dalam formasi madiun
Semester depan sekjen memaksimalkan untuk datang ke tiap hima
UIM
1. Penentuan tanggal kegiatan
2. Ada dana untuk KKN

Ada. Untuk tiap kegiatan
Tanggapan
Sekolah binaan dana yang diberikan oleh formasi
* Malang : 150.000
* Serabaya: 150.000
* Madura : 100.000
* Madiun : 100.000
* Jember : 125.000
Fkip UNEJ&MIPA
Formasi (sekjen) ke hima untuk koordinasi lansung dengan ka.Hima
UNESA
Tiap rakor diadakan kegiatan tidak hanya rapat saja
Koordinasi untuk tiyap univ surabaya
Madiun
Tanggapan positif dari maba
Program kerja formasi membantu dalam program kerja komfi

Usulan agenda baru
Usulan
1. Rapat lewat dunia maya
2. Membuat Palu sidang
Keputusan
Rapat lewat dunia maya, waktu kondisional
Palu sidang (PJ UIM)


HASIL RAPAT KOORDINASI 1 FORMASI 2011/2012

Agenda RAKOR 1 FORMASI
1. Legalitas FORMASI
2. Buku FORMASI
3. Agenda kegiatan tiap wilayah
4. Agenda kegiatan pusat
5. Blog dan FB FORMASI baru
Agenda 1 (Legalitas FORMASI)
Rencana pengurus dulu :
1. Menjadi anak IHAMAFI
2. Melegalkan sendiri (Independen)
Kelebihan dan kekurangan bila FORMASI legal :
Kelebihan
1. Hukum kuat saat mengadakan kegiatan, untuk pertanggungjawabannnya
2. Mudah dalam memcari dana
Kelemahan
1. Susah dalam pertanggungjawaban ke induk
2. Hubungan kekeluargaan kurang
Kelebihan dan kekurangan bila FORMASI tidak legal ;
Kelebihan
Tidak ada pertanggung jawaban ke induk
Kelemahan
1. Sulit dalam masalah dana
2. Masalah pertanggungjawaban hokum, bila ada kecelakaan dalam kegiatan tidak ada yang membantu dalam pertanggungjawaban kepihak hokum
Usulan
1. ITS :
* Tetap menjadi forum sebagai forum untuk ,e,permudah koordinasi IHAMAFI wilayah Jawa Timur
* Melakukan koordinasi yang aktif dengan IHAMAFI untuk maslah dana
* Berdiri sendiri tidak sesuai dengan ke inginan forum untuk menggabungkan hima-hima ke IHAMAFI dan Merusak ikatan IHAMAFI ?
Tanggapan
1. Untuk masalah dana bias mengatasnamakan hima yang ikut IHAMAFI atas nama IHAMAFI

Keputusan
Tetap menjadi forum
Masalah Pengkaderan
Usulan
1. Bukan tanggung jawab forum
2. Diberikan kepada tiap hima
Tanggapan
1. Bila legal bias terbentuk timpengkaderan dengan laporan akhir
2. Tidak legal, tidak ada pengkaderan khusus
Agenda 2 (Buku FORMASI)
1. Untuk buku FORMASI yang baru masih dalam proses akan dicetak
2. Rakor UB disepakati untuk buku merubah buku FORMASI dengan format seperti majalah dengan isi : sejarah, pengurus, kegiatan formasi, kritik dan saran FORMASI, dan rubik tiap HIMA (gambaran HIMA)
3. Tiap HIMA mendapat 2 buku formasi, bila lebih ada biyaya administrasi
4. Terbit tiap 1 tahun
Usulan
ITS :
1. Ada rubuk khusus yang isinya kegiatan tiap HIMA, sebagai gambaran untuk HIMA lain
2. Paper
3. Perkembagan Fisika terbaru
4. Terbit 1 bulan sekali
5. Penanggungjawab besar IHAMAFI
Agenda 3 (Agenda kegiaan tiap wilayah)
1. 3 kegiatan yang telah disepakati oleh 3 hima haru dilaksanakan tiap wilayah
2. Otonomi wilayah : Wilayah boleh mengadakan kegiatan yang belum disepakati dal forum, misal : rakorwil saat adabencana di wilayah tersebut
Usulan : terlamir
Keputusan : terlampir
Usulan :
1. Sekolah binaan (dilaksanakan oleh semua hima)
Usulan nama : pengabdian masyarakat
2. Rakorwil
3. Expo + olfis JATIM
4. Expo + olfis di hima yang terpilih menjadi PJ bekerjasama dengan hima yang ada di wilayah. (expo : FORMASI + IHAMAFI)
5. Expo diinglutka ke Inglutkan ke ITS
6. A Story Of FORMASI
7. formasi sebagai pembimbing olfis
8. KKN
9. KKN dan pengabdian masyarakat dijadikan satu
Keputusan
1. Pengabdian masyarakat (pengajaran fisika)
2. Rakorwil
3. Expo + olfis di hima yang terpilih menjadi PJ, bekerja sama dengan hima yang ada di wilayah (peserta expo : FORMASI + IHAMFI). Tempat dan PJ : ITS
Konsep :
a) Ditempatkan d ITS dan dibawah naungan ITS (masih menunggu keputusan pengurus HIMASIKA ITS)
b) Dilaksanakan di surabaya denga penanggungjawab IHAMAFI
c) Pelaksanaan Th 20102
4. A Story Of FORMASI
5. Buku FORMASI, PJ : Malang
6. KKN + RAKOR ke 2 (langsung terjun ke masyarakat ),PJ : Madura, pelaksanaan : Akhir November atau awal Desember
7. Jaket FORMASI
* Tiap hima memberi tahukan ke temen-temen di HIMA
* Usulan bentuk jaket : sama (tetap)
* Keputusan :
Desain jaket FORMASI tetap seperti yang dulu, harga : Rp. 115.000,-. PJ : sekjen FORMASI. Pemesanan terakhir tanggal 15 Oktober (uang Dp dan nama pemesan).
Agenda 5 (Blog dan FB baru )
1. FB FORMASI dibuat baru, PJ : ITS
2. Blog FORMASI, PJ : ITS dengan syarat tiap hima harus mengirimkan paper di emailkan ke admin, bila tidak blog di tutup.
Agenda 6 (FORMASI Madiun)
Konsep :
1. Tiap hima mengumpulkan 3 KTI
2. Inagursi dari tiap HIMA
3. Ingurasi dan symposium terbaik mendapat penghargaan
4. Rekormuri
5. Out Bond
Usuln
1. Symposium dan inagurasi dibagi
2. KTI yang dikirim diseleksi untuk dipresentasikan pada waktu symposium
3. Dalam symposium ditampilkan tentang akademik Univ. masing-masing
4. Membuat replikasi peta JATIM dari sampah plastik
5. Rekormuri tidak harus dilaksanakan di FORMASI ganjil
Keputusan
1. KTI yang dikirim diseleksi untuk dipresentasikan
2. Untuk rekor muri didiskusikan pada tiap hima dulu
3. Konsep FORMASI dan tanggal pelaksanaan madiun didiskusikan di tiap hima terkhir pada akhir Juli.


Surabay, 02-07-2011


Disepakati dan ditandatangani oleh Sekjen dan 5 Wilayah

Korwil Surabaya Vinda Maryana Korwil Malang Septiana Kurnia Wati Korwil Madiun Puput Dian .A

Korwil Jember



Yohanes Leonardo S Korwil Madura Ainur Rofiq
Mengetahui, Sekjend Formasi Jatim Didik Biantoro



RAPAT KOORDINASI KE-3 FORMASI JATIM

AGENDA
  1. PERKENALAN TIAP HIMA
  2. EVALUASI DARI TIAP WILAYAH
  3. USULAN KEGIATAN
  4. SINKRONISASI JADWAL OLIMPIADE
  5. JAKET

EVALUASI DARI TIAP WILAYAH
WILAYAH JEMBER
YANG TELAH TERLAKSANA
-          SABTU 3 MARET RAPAT KOORDINASI
-          PENGKADERAN DISETIAP HIMA (MEMBUAT KEPENGURUSAN FORMASI ANTARA HIMA DI JEMBER)
AGENDAYANG MAU DILAKSANAKAN
-          SEKOLAH BINAAN AKAN KERJASAMA DENGAN YAYASAN
WILAYAH MALANG
YANG TELAH TERLAKSANA
-          KULIAH TAMU
-          SEMINAR
-          PENGKADERAN
AGENDA YANG MAU DILAKSANAKAN
-          SEKOLAH BINAAN SUDAH DIBUAT PANITIA DAN JADWAL
-          MTD
WILAYAH SURABAYA
YANG TELAH TERLAKSANA
-          1 MARET RAKORWIL DI UNAIR
AGENDA YANG MAU DILAKSANAKAN
-          SEKOLAH BINAAN DI DEKAT SURAMADU AWAL APRIL
WILAYAH MADURA
YANG TELAH TERLAKSANA
-           
AGENDAYANG MAU DILAKSANAKAN
-          SEKOLAH BINAAN
-          PELATIHAN KTI
-          BERKUNJUNG KE SUATU LEMBAGA YANG MENGGUNAKAN TEKONOLOGI

USULAN-USULAN TERKAIT MASALAH
-          APA HASIL NYATA DARI FORMASI
-          KELOYALITASAN DALAM BENTUK SERTIFIKAT
-          MENGUNDANG MASING-MASING HIMA SAAT ADA HIMA YANG MELAKUKAN SUATU KEGIATAN MISALNYA SEMINAR
-          17 MARET 2011, MZ DIDIK MENEMUI MZ AMAR
-          UNTUK MENANYAKAN JAKET TAHUN LALU SILAHKAN HUBUNGI MAS DIDIK

USULAN UNTUK AGENDA RAKOR DI SURABAYA PELAKSANA UNESA
-          BAKTI PENDIDIKAN DI SEKOLAH INFORMAL àUNTUK REKOMENDASI FORMASI DI UNEJ
-          MENGADAKAN SEMINAR NASIONAL FISIKA àUNTUK REKOMENDASI FORMASI DI UNEJ DAN MUSWIL 3 IHAMAFI
-          RAKOR GENAP DILAKUKAN DISKUSI TOPIK YANG AKAN DIBAWA KE FORMASI
-          RAKOR GANJIL SHARING PROKER HMJ ATAU SEGALA SESUATU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KAMPUSNYA + EVALUASI FORMASI SEBELUMNYA
-          UNTUK FORMASI SIMPOSIUMNYA DALAM BENTUK PENELITIAN ATAU KARYA TULIS ILMIAH DENGAN TOPIK YANG DITETAPKAN DALAM FORMASI GENAP.

SINKRONISASI JADWAL OLIMPIADE
UB = SMP SE-JAWA TIMUR SEPTEMBER AWAL-TENGAH
UNIKAMA = SE-JAWA TIMUR NOVEMBER TENGAH-AKHIR
UIN MALANG = SE-JATIM DESEMBER AKHIR
UNESA = SE-NASIONAL OKTOBER AKHIR-NOVEMBER AWAL
UM = SE-JAWA BALI 28 OKTOBER
ITS = MARET, JBYPC = MEI AWAL
UNAIR = SE-JATIM SMP-SMA NOVEMBER AWAL-DESEMBER
MADIUN = JANUARI AWAL
UNEJ FKIP = NASIONAL OKTOBER-NOVEMBER
UIM PAMEKASAN = FEBRUARI

JAKET TAHUN INI
Pesan ke e-mail ini deadline 2 minggu dari hari ini (16 Maret 2011)
marmut_chenubi@yahoo.co.id
Dan untuk yang pesan tahun lalu nama-namanya tolong di kirim ke alamat ini jg beserta statusnya
(sudah lunas apa blum)
Desainnya tetap seperti 2 tahun yg lalu